Jumat, 05 April 2013

AYAH, BUNDA kemana kalian....????

ketika melihat sebuah tayangan iklan ditelevisi, sebuah iklan makan ringan yg sangat disukai oleh anak, ringan tapi ketika memaknai iklan tersebut betapa menohoknya bagi saya dan mungkin orang tua yg lain (bagi yang menyadarinya) seperti ini cuplikan iklannnya :
suatu hari sang anak bermain di meja bersama sang ayah yg baru saja pulang dari kantor dan langsung sibuk dg telepon genggamnya....
anak : ayah..ayah... hp ayah bisa diputer kaya gini nggak? sambil memutar dan membuka kepingan biskuit.
ayah : dengan bangganya sang ayah memutar telepon genggamnya dan berkata BISA
anak : kemudian san anak membuka biskuit yg digenggamnya dan berkata : klo dijilat bisa nggak? ehhmmmm sambil menjilat biskuit yg dipegangnya
ayah : sang ayah pun ngga mau kalah dg sang anak dan menjawab  dengan bangganya, BISA
anak : kalau di celupin bisa? sambil menyatukan kepingan biskuit dan memsukkannya kedalam susu yg tersedia dihapannya
ayah : hp ayah tidak suka air
anak : tadi ayah jilat henponnya ( sambil meledek sang ayah)
dst....
begitulah sekilas tayangan iklan biskuit oreo yg saya lihat, bukan maksud saya untuk promosi. namun, saya tertegun ketika berulang kali saya lihat iklan tersebut dan ternyata inti dari iklan tersebut yg dapat saya ambil hikmahnya adalah seorang anak yg merasa rindu akan kehadiran oorang tuanya, anak tersebut bukanlah seorang anak yg tidak memiliki orang tua namun anak tersebut kurang mendapati orang tuanya untuk bermain bersama dirinya, dia rindu akan kebersamaan dengan orang tuanya. bercanda, tertawa, bermain atau bahkan menemaninya untuk tidur dan membacakan dongeng atau bercerita tentang pengalamannya yg ia alami tadi siang.
ayah begitu sibuknya, dari pagi pergi kekantor bahkan sepulang dari kantorpun ayah masih sibuk akan urusan bisnisnya baik via telepon atau yang lainnya, sehingga melupakan keadaan yg ada dirumah.
sang bunda pun tidak mau kalah dg ayah, sibuk dirumah dg rutinitasnya memasak, bebersih rumah sudah selesai semuanya sang bunda pun terkadang ikut nimbrung dg ibu-ibu yg lain untuk arisan, dan sang anak hanya ditemani oleh pengasuhnya saja. itu jika san bunda yg notabene tidak memiliki kesibukan lain selain dirumah, tapi jika bunda yg memiliki pekerjaan diluar rumah seperti bekerja dikantor, guru, dokter, atau yg lainnya....???? secara otomatis sang anak diasuh oleh pengasuh yg dipekerjakan oleh orang tuanya.
sibuknya rutinitas orang tuanya sehingga melupakan kehadiran sang anak dirumah yg sangat membutuhkan perhatiannya, kasih sayangnya, belaian hangat, tempat mengadu ketika disekolah diganggu oleh temannya, dll.
benar dg kalian bekerja dapat memenuhi kebutuhan hidup dan materi buah hati kalian,
benar jika kalian menitipkan buah hatimu kepada pengasuh yg telah kalian pilih yg sesuai dg buah hatimu agar ada yg menjaganya,
benar dg kalian bekerja dapat menghilangkan kejenuhan dirumah, tapi......
apakah kalian tidak cemburu jika anakmu begitu dekat dan akrab dg pengasuhnya??
apakah kalian tidak rugi jika anakmu memiliki sifat dan watak seprti pengasuhnya??
apakah kalian tidak iri melihat setiap detik dan menit perubahan dan perkembangan buah hatimu???
anakmu memang membutuhkan kecukupan materi,
anakmu memang dijaga dg baik oleh pengasuhnya,
tetapi
anakmu membutuhkan kehadiranmu disisinya....
walau hanya sekian detik kalian berada didekatnya
walaupun sekian detik kalian bercakap-cakap dengannya
walaupun sekian detik kalian memeluknya dg hangat
itu sudah cukup untuk mengobati kerinduannya kepadamu duhai ayah dan bunda
itu sudah cukup untuk dirinya yg merasa diperhatikan olehmu....

untuk ayah dan bunda yg super sibuk diluar rumah, mau tau tips jitu menyeimbangkan pekerjaan dg mengasuh si buah hati.....?????


tunggu ya...... :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar